Postingan

Menampilkan postingan dengan label Politik

Keunikan Jokowi dibanding Probowo pada Pilpres 2014: Catatan Lama dan Fakta Hasil Pemilu

Pilpres 2014 menjadi salah satu pemilihan presiden yang menarik dalam sejarah politik Indonesia. Pemilihan tersebut mempertemukan dua pasangan calon: Prabowo Subianto–Hatta Rajasa dan Joko Widodo–Jusuf Kalla.

Artikel ini pertama kali saya tulis pada Mei 2014, ketika proses Pilpres 2014 masih berlangsung. Pada waktu itu saya menulis beberapa hal yang menurut pengamatan pribadi terlihat unik dari sosok Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden.

Kini, setelah lebih dari satu dekade berlalu, tulisan tersebut saya perbarui agar dapat dibaca sebagai catatan historis dan opini pribadi dari masa Pilpres 2014, sekaligus dilengkapi dengan hasil resmi pemilu.

Kuat dan Amanah: Kriteria Pemimpin Ideal

Sesungguhnya orang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) atau menjadi pemimpin adalah orang yang kuat lagi amanah, dapat dipercaya (QS al-Qashash/28: 26)

Ayat tersebut mengisyarakat dua syarat utama orang yang layak menjadi pemimpin, yaitu kuat dan amanah. Tentu yang dimaksud dengan kuat bukan semata-mata fisik dan ekonomi, melainkan juga kuat mental spiritual, kuat iman, ilmu, dan amalnya.

Jika multikekuatan ini disinergikan dengan amanah (dapat dipercaya, memiliki integritas tinggi) maka akan melahirkan sosok pemimpin yang mampu membawa perubahan masyarakat ke arah lebih baik, maju, sejahtera, adil, dan bermartabat.

Dalam konteks ini, Rasulullah SAW merupakan figur pemimpin yang mampu menyinergikan kekuatan dan amanah itu. Di antara rahasia kesuksesan beliau dalam memimpin umat adalah lima modal kekuatan berikut.

Pertama, kekuatan Keteladanan akhlak. Sejak kecil Nabi SAW tidak pernah terlibat pelanggaran moral, tidak pernah minum minuman keras, tidak pernah bohong, tidak pernah korupsi, tidak pernah main perempuan, dan aneka akhlak tercela lainnya.

Akhlaknya yang luhur dan terpuji yang dicontohkan kepada keluarga, para sahabat, dan umatnya menjadi kekuatan maha dahsyat, sehingga beliau berhasil menjadi super leader, super manager, dan the greatest teacher.

Apa yang beliau ucapkan beliau laksanakan. Janjinya selalu ditepati. Rakyat beliau cintai, bukan dimanipulasi dan dibodohi. Beliau peduli dan suka berbagi kepada semua. Beliau tidak pernah menyakiti, membohongi dan menyengsarakan umatnya.

Di saat akan menghembuskan nafas terakhir, beliau masih menyatakan, “Ummati… ummati… ummati… ummati… ash-shalah… ash-shalah..” (Wahai umatku, [jangan lupakan] shalat, shalat, dan shalat).

Kedua, kekuatan komunikasi. Nabi SAW memiliki kemampuan berkomunikasi yang luar biasa efektif sehingga bisa memengaruhi kawan maupun lawan. Beliau ahli negosiasi, berorasi, memberi motivasi, dan menginspirasi umat.

Ketiga, kekuatan ilmu. Rasulullah SAW tentu memiliki ilmu luar biasa, karena guru dan sumber ilmu beliau langsung dari Allah SWT. Dengan ilmu dan petunjuk langsung dari Allah SWT, Nabi SAW menjadi pemimpin yang berhati-hati dalam menerima ide dan kritik.

Orang yang berilmu juga cenderung lebih terbuka dan toleran, mau bekerja sama dengan orang lain. Baginya, segala informasi yang ia dapatkan merupakan data yang dijadikan rujukan pertimbangan. 

Rasulullah SAW memimpin umat dengan ilmu dan petunjuk dari Allah sehingga umatnya pun diharuskan berlajar dan mengembangkan ilmu.

Keempat, kekuatan mental spiritual. Rasulullah SAW sangat menganjurkan setiap Muslim mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kekuatan mental-spiritual yang tangguh membuat pribadi beliau juga sangat tangguh, tidak mudah mengeluh, tidak gampang curhat masalah pribadinya di hadapan rakyatnya, teguh pendirian, tegas dalam mengambil tindakan, dan tangkas selesaian masalah.

Di malam hari beliau beribadah, di siang hari beliau sering berpuasa. Kekuatan inilah yang menjadikan beliau dan para sahabatnya selalu merasa ada jalan dan solusi dalam berbagai situasi, sesulit apapun.

Kelima, kekuatan fisik. Rasulullah SAW termasuk orang paling sehat. Nyaris tidak pernah sakit, dan memiliki kekuatan fisik yang prima sepanjang hidupnya. 

Kelima kekuatan itu idealnya menjadi pemacu semangat kebangkitan moral bangsa ini menuju khaira ummah (umat terbaik) yang berperadaban.

Penulis : Muhbib Abdul Wahab

Cara Menjadi Anggota PERINDO


Organisasi Kemasyarakatan yang didirikan Oleh Hary Tanoesoedibjo ini nama panjangnya adalah Persatuan Indonesia 

Alasan didirikannya PERINDO karena masih banyaknya masalah yang terjadi di Indonesia seperti korupsi, penegakan hukum, kesenjangan sosial dan kesehatan. Selain itu juga kemunduran dari toleransi beragama.

Presiden Ter Miskin Di Dunia

Jika di Indonesia, orang berlomba-lomba ingin menjadi pemimpin karena tertarik dengan fasilitas yang ditawarkan, maka kita sepatutnya malu dengan pemimpin dari negara yang satu ini. Jose Mujica, dia adalah seorang presiden Uruguay dan satu-satunya harta yang ia miliki hanyalah mobil jenis VW Beetle keluaran tahun 1987.

Cara Menjadi Anggota Partai NasDem dan Mendapatkan KTA: Informasi Terbaru

Artikel ini membahas cara menjadi anggota Partai NasDem dan mendapatkan Kartu Tanda Anggota (KTA/e-KTA). Tulisan ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012, ketika mekanisme pendaftaran anggota NasDem masih berbeda dengan kondisi sekarang.

Karena prosedur keanggotaan partai politik dapat berubah dari waktu ke waktu, informasi lama pada artikel ini telah diperbarui. Pembaca sebaiknya selalu melakukan konfirmasi melalui kanal resmi Partai NasDem atau kepengurusan NasDem di daerah masing-masing sebelum menyerahkan data pribadi.

Cara Menjadi Anggota Partai Gerindra dan Mendapatkan KTA: Panduan dan Informasi Resmi

Artikel ini membahas cara menjadi anggota Partai Gerindra dan mendapatkan Kartu Tanda Anggota (KTA). Tulisan ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012, ketika mekanisme pendaftaran anggota Gerindra masih berbeda dengan kondisi sekarang.

Karena prosedur pendaftaran, formulir, persyaratan, dan sistem administrasi keanggotaan dapat berubah, petunjuk lama dalam artikel ini telah diperbarui. Pembaca sebaiknya selalu melakukan konfirmasi melalui kanal resmi Partai Gerindra atau kepengurusan Gerindra di daerah masing-masing.