Postingan
Belajar Ikhlas, Sabar, dan Ikhtiar dalam Menghadapi Ujian Kehidupan
Tidak semua yang kita inginkan akan kita miliki. Tidak semua rencana berjalan sesuai harapan, dan tidak setiap doa memperoleh jawaban dalam bentuk yang kita bayangkan.
Dalam keadaan seperti itulah seorang Muslim belajar tentang ikhlas, sabar, ikhtiar, doa, dan tawakal. Kelimanya bukan sekadar kata-kata motivasi, tetapi nilai yang mempunyai tempat penting dalam ajaran Islam.
Menghadapi kesulitan bukan berarti kita harus berhenti berusaha. Sebaliknya, Islam mengajarkan manusia untuk terus melakukan yang terbaik sambil menyadari bahwa hasil akhirnya berada dalam ketetapan Allah.
Mengapa Kita Mesti Takut Perubahan??
- Perubahan itu bukan datang dari orang tersebutKebanyakan sikap kita terhadap perubahan lebih ditentukan oleh "Apakah saya yang memeloporinya" atau "Orang lain yang memeloporinya".John C. Maxwell
- Gangguan Terhadap RutinitasPertama-tama kita membentuk habit. Tapi kemudian habit akan membentuk kita. Untuk berubah kita harus punya kemampuan belajar dua hal sekaligus, satu, belajar membuang kebiasaan kebiasaan lama (To Unlearn) dan dua, mengadopsi atau belajar (to learn) tentang hal-hal yang baru.
- Perubahan Menimbulkan Ketakutan-ketakutan terhadap Sesuatu yang BaruKebanyakan kita lebih familier dengan masalah-masalah lama ketimbang solusi-solusi baru. Ketika segala sesuatu berubah, memasuki dunia baru dapat diibaratkan bagai masuk hutan yang gelap tanpa petunjuk jalan, peta dan kompas. Bahkan disana tak ada pernghuni sama sekali. Untuk menghadapi perubahan, adakalanya Anda wajib meruntuhkan seluruh bnagunan lama yang sudah ada disana. Bukan sekedar menempelkan bangunan-bangunan baru di sekitar gedung lama.
- Tujuan Perubahan Tidak JelasKetika suatu keputusan dibuat, semakin jauh seorang karyawan mendengarnya dari pengambil keputusan maka semakin besar pula keenganan untuk menerimanya. Perubahan selalu melibatkan visi, yang artinya "ada sesuatu yang dapat dilihat seseorang", sementara yang lainnya belum tentu mampu melihatnya. Tugas Anda adalah membuat agar apa yang Anda lihat itu dapat juga dilihat dengan jelas oleh orang-orang Anda."Ngapain sih yang sudah bagus-bagus dan enak kok diubah lagi?" Orang-orang yang bergumam demikian biasanya belum bisa melihat apa yang Anda lihat. Mungkin mereka melihatnya, tetapi masih samar-samar, dan cara melihat atau perspektifnya tidak sama.Untuk membuat mereka jelas maka idealnya semua orang harus menerima informasi dari Tangan Pertama. Dengan begitu, mereka lebih familiar dan lebih nyaman. Selalu saja terdapat perbedaan "rasa" melihat dari tangan pertama dengan melihat dari tangan kedua atau ketiga. Maka usahakanlah memberikan"First hand Information" kepada mereka yang Anda angap penting dalam perubahan ini.
- Perubahan Menimbulkan Rasa Takut KegagalanBanyak orang yang memilih untuk sekedar bermain agar "jangan sampai kehilangan" (Play to not-lose) daripada "bermain untuk menang" (Play to win). Kedua sikap ini tentu berbeda. Orang-orang yang masuk dalam kategori pertama cenderung menghindari resiko. Mereka ibaratnya menjaga anaknya dengan penuh hati-hati saat sedang belajar naik sepeda. Mereka tak memperbolehkan anaknya jatuh dari sepeda meski jatuh itu akan membuatnya lebih berhati-hati. Kalau sekolah, prinsipnya adalah "yang penting lulus saja" atau "yang penting tidak drop out". Orang-orang ini berbeda dengan kelompok kedua yang cenderung lebh berani dalam menghadapi kegagalan. Bagi mereka "kegagalan adalah Ibu dari Penemuan". Dengan kegagalan mereka menjadi lebih berani menghadapi hidup.
- Pengorbanan yang Diberikan Terlalu Besar"Pengorbanan" sering kali bukan merupakan cerminan dari sesuatu yang terjadi sesungguhnya, melainkan cerminan dari apa yang dipikirkan seseorang. Dengan kata lain, persepsi terhadap perubahanlah yang membentuk pandangan-pandangan seseorang. Manusia pada dasarnya enggan menerima suatu perubahan manakala ia mempunyai persepsi bahwa pengorbanan yang harus diberikan lebih besar daripada manfaat yang akan diterimanya.Manusia selalu menimbang-nimbang hubungan antara manfaat/mudarat, keuntungan/kerugian personal yang akan dialami, dan tentu saja manfaat/kerugian organisasi/bangsanya. Untuk mendorong perubahan dibutuhkan keyakinan bahwa manfaat yang akan diterima lebih besar daripada pengorbanan-pengorbanan yang harus diberikan.
- Sudah Puas dengan Kondisi SekarangSuatu ketika manusia akan mengalami atau memasuki zona kenyamanan (Comfort Zone) dan memeluk erat-erat selimut kenyamanan (security blanket)-nya. Hampir setiap kanak-kanak punya selimut tersebut. Tak ada cara lain untuk mengubah manusia kecuali membuatnya sadar dengan ia sendiri yang mengubahnya. Dalam pekerjaan, bisnis, atau pemerintahan, sebetulnya sikap manusia sama saja. Kebanyakan kita lebih memilih untuk mati daripada berubah. Kita biarkan semua berjalan seperti sebelumnya, walaupun kita sudah menuju pada jurang kehancuran. Orang-orang dewasa suatu ketika juga akan memasuki zona kenyamanan itu dan memeluk erat-erat selimut rasa amannya. Mereka bahkan enggan melepaskannya. Selama manusia sudah merasa puas dan nyaman, perubahan akan sulit diwujudkan.
- Pikiran-pikiran NegatifMereka yang berpikiran negatif akan menghadapi kekecewaan di masa depannya. Perubahan tentu saja akan sulit dilakukan selama orang-orang punya pikiran negatif. Orang-orang yang berpikiran negatif akan selalu mencari argumentasi bahwa perubahan yang dilakukan salah dan menyimpang. Orang-orang yang berpikiran negatif akan selalu menciptakan halangan-halangan dan tentu saja dapat Anda temui dimanapun Anda berada. Tapi hukum alam mengatakan, mereka yang tidak mau berubah akan menemui kesulitannya sendiri.
- Para Pengikut Tak Punya Respek Pada PemimpinnyaPemimpin bisa gagal melakukan perubahan kalau pengikut-pengikutnya kurang respek. Tanpa Integritas, seorang pemimpin tak akan dituruti, kata-katanya tak akan bertuah.
- Kecemasan Seorang AtasanKecemasan bukan hanya ada di bawah, melainkan juga di atas. Banyak kegagalan organisasi yang juga disebabkan oleh persoalan di line atas, yaitu atasan-atasan yang tidak kompak, saling menyalahkan dan cemas terhadap perubahan yang telah mereka canangkan sendiri. Mereka ingin berubah, tetapi tidak mau menerima akibat-akibat negatifnya, seperti kritik pedas, demo karyawan, surat kaleng, salah arah, kehilangan tunjangan-tunjangan, atau kehilangan jabatan. Mereka kadang menganggap kritik sebagai serangan terhadap hidup pribadinya, bukan sebagai cambuk untuk perbaikan.
- Perubahan Bisa Berarti Kehilangan SesuatuDalam setiap perubahan, orang selalu menimbang-nimbang apa yang bakal terjadi pada hidup pribadinya. Setidaknya ada tiga kelompok yang berbeda dalam menerima akibatnya...(1). Mereka yang dirugikan(2). Mereka yang tidak banyak terpengaruh dan(3). Mereka yang bakal diuntungkan
Filosofi Air dalam kehidupan kita
- air itu selalu mengalirnya kebawah / kearah yang lebih rendah. ini artinya apa, ternyat disini air memberikan pelajaran kepada kita bahwa dalam kehidupan dunia ini kita mestinya untuk melihat kebawah, membantu yang lemah, berpihak kepada orang-orang yang hidupnya dalam kesengsaraan.
- air itu selalu dibutuhkan keberadannya. artinya bahwa kita sebagai orang mukmin harus bisa memberi manfaat buat saudara kita (setiap saat dan kapanpun)
- Air itu selalu memberi kesejukan (coba klu kita lagi dahaga,pasti yang kita butuhkan air). disini air memberikan pelajaran kepada kita bahwa kita ada di dunia ini, sudah sepatutnya kita bisa memberikan kesejukan kepada orang lain, bukan membuat kerusakan dan keonaran.
Ciri dari orang yang Bertaqwa Kepada Allah
- Pelaksanaan iman dan amal shalih
- Memelihara hubungan dengan Tuhan, bukansaja kerena takut, tetapi lebih dari itu kerena kesadaran diri bahwa kita ini hamba Allah.
- Menuju keampunan Tuhan
- Mengorbankan hartanya dengan tidak memandang keadaan (hingga ia rajin menuntut ilmu dan bekerja keras)
- Sanggup menahan Amarah
- Memaafkan kesalahan orang lain
- Tidak menganiaya diri sendiri
- Berbuat kebaikan kepada orang lain
- Tidak mengulangi kesalahan yang telah terjadi
- Setiap berbuat kesalahan segera ingat kepada Tuhan dan memohon ampunan-Nya
Kumpulan Materi DTH Kelas 8 MTs Darul Muttaqien
- QS. Albaqoroh : 156
- Hadits Tentang Menghormati Tetangga
- QS Alalfal 2-3
- QS. Muhammad 7
- Hadits Tentang Meninggalkan Hal yang Sia2
- QS Albaqoroh 261
- Hadits Tentang Orang Munafiq
- QS Al-Ankabut 69
- Hadits Tentang Larangan terburu2
- QS Luqman 18
- Hadits Tantang AIB
- QS Al-Isra 37
- Hadits Tentang Berbohong Untuk Membuat Lolucon
- QS Annisa 48
- Hadits Tantang Mukmin Bagaikan Cermin
- QS Annisa 36
- Hadits Tentang malu
- Hadits Tantang Menyakiti Sesama Muslim
- Hadst Tentang Bersyukur Kepada Allah
- QS Ali Imron 19
- Hadits Tentang Bertaqwa Kepada Allah
- QS Alhujarat 11
- Hadits Teantang Hasadt
- QS Alhujarat 10
- Hadits Tentang Ghibah
- QS Annur 51
Album Keluarga Fikri Almabrur: Dokumentasi dan Kenangan Pribadi
Album keluarga Fikri Almabrur merupakan bagian dari dokumentasi pribadi yang saya simpan melalui blog ini. Foto-foto berikut adalah koleksi pribadi yang menjadi rekaman berbagai momen dan kenangan bersama keluarga.
Sejak awal, blog ini tidak hanya saya gunakan untuk berbagi materi Bahasa Arab, pendidikan, dan kaligrafi, tetapi juga sebagai tempat menyimpan sebagian perjalanan kehidupan. Karena itulah beberapa dokumentasi keluarga lama tetap saya pertahankan sebagai bagian dari sejarah Blog Fikri Almabrur.
Album Keluarga Fikri Almabrur: Kumpulan Foto dan Kenangan Bersama Keluarga
Keluarga adalah bagian penting dalam perjalanan hidup. Melalui halaman ini, saya mengumpulkan beberapa foto keluarga sebagai dokumentasi kenangan dan kebersamaan dari waktu ke waktu.
Foto-foto berikut merupakan koleksi pribadi dan dokumentasi keluarga yang saya simpan sebagai bagian dari perjalanan hidup bersama orang-orang terdekat.
Koleksi Kaligrafi Al-Qur'an Karya Fikri Almabrur Tahun 2012
Jika dilihat kembali sekarang, tentu masih banyak kekurangan dari sisi bentuk huruf, komposisi, kerapian, maupun teknik penulisan. Namun bagi saya, karya-karya lama ini mempunyai nilai tersendiri karena menjadi rekaman proses belajar dan semangat untuk terus memperbaiki kemampuan.
Karena itu, foto-foto berikut tetap saya simpan di blog ini sebagai arsip perjalanan belajar kaligrafi Fikri Almabrur. Semoga juga dapat menjadi motivasi bagi teman-teman yang sedang belajar seni kaligrafi Islam.