Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2013

Hikmah Perbedaan Waktu Shalat

“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. (QS. An-Nisaa’: 103)

Allah swt. menyampaikan perintah shalat kepada Nabi Muhammad saw. ketika peristiwa Isra dan Mi’raj, dengan lima waktu yang berbeda-beda dalam sehari semalam. Yaitu ketika tampak fajar di bawah ufuk sebelah timur (Subuh), ketika tergelincirnya matahari (Zuhur), ketika panjang bayang-bayang benda melebihi panjang benda itu sendiri (Ashar), ketika tenggelamnya matahari (Maghrib) dan ketika hilangnya mega merah (Isya’).

“ Dari perbedaan waktu shalat itu, jelas sekali bila Allah swt. selalu mengingatkan kita sebagai hamba-Nya agar menyembah Tuhan yang telah menciptakannya”. Dan hal tersebut ternyata mengandung hikmah besar yang sudah digali dan diteliti oleh beberapa Ilmuwan diantaranya : 

Sebuah Penelitian bersumber dari National Geographic 2002 Road to Mecca menyebutkan, Doktor Neurologi sekaligus Muallaf asal Amerika Serikat, Dr. Fidelma menemukan beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki oleh darah. Padahal setiap inci otak Manusia memerlukan darah yang cukup supaya otak berfungsi normal.

Darah tersebut akan memasuki urat saraf di dalam otak hanya di saat-saat tertentu, ketika seseorang melakukan shalat, yaitu ketika sujud. Dan Subhanallah, shalat yang dilaksanakan dalam lima waktu yang berbeda, adalah saat ketika urat saraf di otak kita tersebut memerlukan pasokan darah.

Selain mengandung hikmah dibalik penetapan waktu yang berbeda-beda, shalat juga mengandung efek positif bagi seluruh segi kehidupan manusia. Aspek tersebut mencakup; aspek kesehatan fisik, aspek kesehatan spiritual hingga aspek ekonomi seorang Muslim.

Orang yang disiplin shalat, Insya Allah akan memperoleh kelapangan rezeki, keberkahan harta. Cuma untuk menjamin kedisiplinan ini dibutuhkan sebuah amalan yang terjaga, yaitu menjaga wudhu setiap saat, membiasakan baca Al-Qur’an dan membiasakan hidup dalam Majelis Ta’lim/Majelis Ilmu Agama.

Tentang relasi disiplin shalat dengan aspek ekonomi seorang Muslim dikarenakan orang yang disiplin mengerjakan shalat tepat waktu akan memiliki etos kerja yang sangat tinggi. Jika kita tidak menghargai waktu, jangan berpikir etos kerja yang tinggi. Orang yang tidak menghargai waktu pasti orang yang sangat lalai. Artinya orang yang tidak mampu mengelola waktunya berarti etos kerjanya lemah.

Cara berhenti dari Kebiasaan Merokok

Ingin berhenti dari kebiasaan merokok? Ikuti trik ini dan biarkan kebiasaan buruk tersebut sirna. 
Apakah keinginan Anda untuk berhenti merokok cukup besar, namun belum pernah 100 persen terwujud karena cara yang dilakukan selalu saja gagal? Tak perlu depresi menghadapinya. Dengan langkah yang tepat seperti di bawah ini, keinginan Anda untuk keluar dari jerat yang tak menyehatkan itu pun akan segera terealiasasi. Berikut langkah-langkahnya, seperti dirilis Health Me Up.

Tuliskan niat Anda
Buatlah daftar semua alasan mengapa Anda ingin berhenti merokok. Tuliskan dalam buku catatan dan biarkan tulisan tersebut akan mengubah hidup Anda ke depannya, misalnya Anda tidak akan lagi berurusan dengan pengaturan dengan anak-anak Anda, atau tidak lagi harus berurusan dengan pasangan Anda yang mengeluh tentang asap Anda yang menempel di pakaian. Tuliskan semua keinginan tersebut dan kemudian bacalah setiap kali Anda merasakan dorongan untuk merokok.

Pahami alasan mengapa Anda merokok
Banyak orang merasakan bahwa dengan merokok, dirinya akan merasa lebih baik. Padahal peran antidepresi dalam merokok hanya akan memberikan kontrol yang menenangkan sesaat. Jadi, meskipun nyatanya Anda ingin berhenti yang terjadi justru keinginan untuk terus merokok. Ini adalah alasan yang buruk. Jadi, mulai sekarang pahami situasi yang terjadi. Otak memiliki dua mekanisme kesenangan. Itu sebabnya kecanduan menjadi sebuah perasaan yang perlu ditangani sendiri.

Bicara
Hal ini sangat penting untuk mendapatkan dukungan dari orang-orang di sekitar Anda apakah itu dari teman ataupun rekan lainnya. Pastikan bahwa Anda berbicara dengan seseorang seperti Anda benar-benar ingin berhenti merokok. Beritahu semua orang di sekitar Anda bahwa sedang mencoba untuk berhenti, sehingga Anda pun akan mendapatkan toleransi dari orang-orang di sekitar Anda. Selebihnya, kemauan diri Anda menjadi kekuatan yang paling penting. 

Mulai secara perlahan
Jika menetapkan tanggal berhenti merokok tidak bekerja efektif untuk Anda di masa lalu, maka cobalah dengan perlahan-lahan. Kurangi sedikit demi sedikit tahapan Anda dalam merokok. Jangan lupa untuk menetapkan target kecil, misalnya setiap minggu Anda akan memotong kembali jumlah rokok yang Anda konsumsi. Dengan tahapan yang perlahan tersebut, Anda pun akan lebih mudah untuk mencapainya. 

Bersikap realistis
Jika Anda memotong kuantitas rokok Anda secara tiba-tiba, maka yang terjadi justru Anda akan bersikap liar pada babak selanjutnya. Misalnya dengan menghisap rokok sebungkus dalam waktu semalam. Untuk menghindari ancaman ini, sebaiknya Anda perlu bersikap realistis. Lakukan dengan perlahan, namun pasti sehingga sedikit demi sedikit Anda pun akan terbiasa kalau nikotin tersebut meninggalkan aliran darah Anda. 

Identifikasi pemicu dan alasan Anda merokok
Identifikasilah tempat dan lingkngan yang membuat Anda ingin merokok. Jika keinginan untuk merokok kembali datang, sebaiknya kunyahlah permen karet. Namun, jika Anda bergaul terutama dengan para perokok di tempat kerja, maka saatnya untuk mencari teman baru. Alihkan diri Anda sendiri ketika tahu ada ancaman merokok hadir di sekitar Anda. Sebagai gantinya, carilah kegiatan menarik di tempat lain. 

Kelola stres dengan baik
Jika Anda telah mengidentifikasi bahwa stres dan kecemasan adalah alasan utama bahwa Anda telah berhenti merokok, maka Anda pun perlu mencari alternatif lain untuk mengelola stres lebih baik. 


Berikan “reward” untuk diri sendiri
Jika Anda telah berhasil mencapai level yang Anda targetkan, maka saatnya untuk menghadiahi diri sendiri dengan sesuatu. Gunakan tabungan yang telah Anda sisihkan untuk tidak membeli rokok dan sebagai gantinya belilah barang yang Anda inginkan dan rayakan keberhasilan Anda dengan sebuah seremoni sederhana.

Sumber: okezone.com

Kelebihan Iblis yang perlu Kita Tiru

Inilah Kelebihan Iblis yang mestinya juga dimiliki oleh Manusia:
  1. Pantang Menyerah; Iblis/setan tidak akan pernah menyerah selama keinginannya menggoda manusia belum tercapai, sedangkan manusia banyak yg mudah menyerah bahkan malah sering mengeluh.
  2. Kreatif; Iblis/setan akan mencari cara apapun dan bagaimanapun untuk mencapai tujuan dalam menggoda manusia, selalu kreatif & penuh ide, sedangkan manusia mau enaknya saja dan malas.
  3. Konsisten; Iblis/Setan tetap konsisten dalam pekerjaannya dari mulai diciptakan smp sekarang, tanpa pernah mengeluh dan putus asa, sedang manusia banyak yang mengeluh karna pekerjaannya,walau yang lain masih banyak yang menganggur danmembutuhkan pekerjaan.
  4. Solider; Sesama setan tidak pernah saling menyakiti, bahkan sll bekerjasama untuk menggoda manusia, sedangkan manusia jangankan peduli thdp sesama bekerjasama saja malah kadang menghianati, kebanyakan malah suka slg menyakiti, mengecewakan satu sama lainnya bahkan saling bunuh.
  5. Jenius.& Inovative; Iblis/setan paling pinter dalam mencari cara yg inovasi agar manusia tergoda. sedangkan manusia banyak yang hanya jadi peniru dan plagiat.
  6. Tanpa Pamrih; Iblis/setan bekerja 24 jam tanpa mengharapkan imbalan & pamrih, sedangkan manusia apapun yang dikerjakan harus dibayar dengan imbalan
  7. Suka Berteman dan Kompak; iblis/setan adalah mahluk yang selalu ingin berteman, agar banyak temannya dineraka kelak, sedangkan manusia banyak memilih teman, bahkan memilih mementingkan diri sendiri, egois & cenderung ingin menonjolkan kemampuannya sendiri dibanding bekerjasama dan saling menghargai dengan orang lain.
Emh.... inilah kelebihan-kelebihan iblis yang merupakan musuh manusia, ternyata mempunyai sifat-sifat yang sangat bagus jika sifat itu dimiliki oleh kita.

Keutamaan Orang Yang Berilmu

Tuntutlah Ilmu Kerena menuntut Ilmu Kerena Allah merupakan wujud dari taqwa, Mencari Ilmu itu ibadah, mengulang-ulanginya berarti tasbih, membahasnya berarti Jihad, mengajarkannya Kepada Orang yang tidak tahu berarti sedekah, memberikannya kepada Ahlinya berarti mendekatkan diri Kepada Allah SWT

Ilmu itu adalah Teman disaat kita sendirian dan kawan di waktu kesepian, petunjuk jalan menuju Agama, pemberi nasihat kesabaran disaat suka dan duka, penghibur ditengah2 teman sejawat, kerabat ditengah2 orng asing dan pelita menuju Surga.

Dengan Ilmu Allah mengangkat beberapa kaum, menjadikan mereka pemimpim, pembimbing dan penunjuk jalan kepada kebajikan. orng yang berilmu bisa menjadi perintis dan penunjuk jalan kearah kebajikan, jejak mereka diikuti, amal mereka diperhatikan, para Malaikat suka dengan tindakan mereka, menaunginya dengan sayap, semua yang basah dan kering di dunia ini meminta ampunan atas dosa mereka, bahkan ikan dan binatang di laut, binatang buas dan jinak di darat, udara dan semua makhluk di ruang angkasa semuanya meminta ampunan atas dosa2nya. (Muaz bin Jabar. RA)

Betapa Agungnya orang yang berilmu..
dan betapa agungnya lagi orang yang berilmu dan mengamalkan ilmunya untuk kebaikan.